CONTOH PANDUAN WAWANCARA KUALITATIF
topik kita kali ini adalah contoh panduan wawancara kualitatif nah teman-teman sekalian Adi dalam melaksanakan penelitian kualitatif itu kan nanti menggunakan metode observasi kemudian wawancara kalau memang butuhnya observasi sesuai dengan tujuan penelitian ada data yang didapatkan melalui proses observasi berarti teman-teman harus mengobservasi nya dengan teliti menggunakan panduan observasi yang Apakah observasi langsung maupun tak langsung memudian Apakah kita observasinya langsung bersama-sama dengan partisipan itu semua eh kita butuh panduan nah Pada kesempatan ini saya akan mengajak teman-teman untuk berlatih menggunakan atau membuat kepanduan wawancara kualitatif nah di dalam membuat panduan wawancara kualitatif harus diingat Man 2 wawancaranya adalah wawancara terbuka ya tidak terstruktur pertanyaannya nah baik teman-teman sekalian pendekatan kualitatif itu bersifat deskriptif yang berisi deskriptif kemudian di dalam fokusnya itu adalah proses dan makna jadi lebih mementingkan proses dan makna di dalam sebuah proses penelitian itu kalau dikuantitatifkan lebih mementingkan pengukuran tapi kalau Kualitatif adalah proses jadi yang ditonjolkan di dalam Kualitatif adalah prosesnya jadi hati-hati di dalam melaksanakan wawancara itu betul-betul kita harus punya panduannya dengan baik meskipun nanti pelaksanaannya bisa geser geser sedikit nggak jadi masalah yang penting panduannya sudah kita miliki nah kemudian di dalam riset kualitatif itu bertujuan untuk menjelaskan fenomena ya fenomena melalui pengumpulan data ya data yang seperti apa dan dikumpulkan datanya itu mendalam Lex jadi sesuai dengan jenis penelitiannya karena yang diharapkan dari hasil penelitian ini adalah kedalaman makna dari suatu porno fenomena yang diteliti itu maka kita harus menjelaskan fenomena sosial yang kita teliti itu secara mendalam Hai kemudian Bagaimana hasil penelitiannya di dalam penelitian kualitatif itu hasil penelitiannya bukan untuk main generalisasikan ya bukan untuk menggeneralisasikan dalam konteks yang berbeda jadi hanya diperlukan dalam konteks tertentu biasa sesuai dengan tujuan penelitiannya berbeda dengan penelitian kuantitatif ke hasilnya itu adalah kalau bukan sensus yaitu hasilnya bisa digunakan dalam kesempatan yang lain dan konteks yang lain jadi digeneralisasikan nah baik teman-teman sekalian karena judulnya tadi adalah cara membuat wawancara kualitatif Apa yang dimaksud dengan wawancara Nah kita lihat Wawancara adalah percakapan dua orang atau lebih atau interaksi satu orang dengan kelompok ya Hai Jadi kalau yang mau wawancara mau caranya disebut interview on kita nyanyi penelitinya disebut interviewer yang diwawancara nya disebut interview W nah proses wawancara idealnya satu-satu ya Tapi bisa jadi kita menggunakan wawancara bisanya dua orang kita wawancara berarti satu dengan menghadapi dua orang ditekan kalau wawancaranya dengan kelompok mungkin namanya focus group discussion misalnya itu lebih tepatnya jadi dalam konteks wawancara ini adalah interaksi antara wawancara dengan yang diwawancara interviewer dengan interview Nah kalau di dalam penelitian kuantitatif yang diwawancara namanya Hai online kalau dalam penelitian kualitatif yang kita wawancara disebut partisipan gitu ya bedanya Ya jangan lupa jadi kalau partisipan itu tidak bisa kita buat misalnya kalau wawancaranya 30 orang Yuk kita sekali wawancara 555 misalnya satu menghadapi 546 kali wawancara beres nggak bisa seperti itu nanti datanya tidak Apa nama tidak valid gitu ya mungkin jawaban yang satu akan mempengaruhi temannya gitu yang saling mempengaruhi jadi bagusnya ya 11 interviewed dengan interview wawancara dengan partisipan gitu Ya baik teman-teman sekalian panduan wawancara itu bervariasi ada yang sangat detil ada yang garis besar lalu bagaimana kita akan memilih apakah membuat panduan wawancara yang mendetil atau yang gadis besar jawabannya kamu sendiri yang bisa jawab yaitu pada kemampuan mewawancarai kalau kamu termasuk orang pandai berkomunikasi vandar Bandai bertema jinasi kreatif kreativitasnya juga tinggi itu Pilihlah pedoman wawancara yang menggunakan garis-garis besar nanti pada saat wawancara dengan partisipan kamu bisa mengembangkannya sendiri berimajinasi sendiri kemudian berpikir kreatif kemudian mengingat-ingat Apa tujuan penelitiannya nah berkembanglah pertanyaan Tetapi kalau kamu ingin hati-hati apalagi tidak termasuk orang yang pandai berkomunikasi ya ya waspada lebih baik kepanduan wawancaranya mendetail gitu ya Hai saya kamu tidak keluar dari koridor penelitiannya ya tidak melenceng gitu ya Nah jangan lupa Apakah juga kamu termasuk orang yang mudah stress apa nggak gitu kalau kamu tipe kepribadian yang tenang pembawaannya emosinya cenderung stabil Pilihlah pedoman wawancara yang menggunakan garis besar saja tapi kalau kamu termasuk tipe yang apa ya tergesa-gesa mudah stress gitu Ya itu jangan mengejan mengambil pedoman yang garis besar pilih warna pedoman yang mendetail itu ya pertimbangannya jadi utamakan pertimbangkan dulu kemampuan eh apa namanya diri sendiri di dalam kaitannya dengan psikologis pada saat mewawancarai ya kemudian yang berikutnya Apa gunanya pedoman wawancara itu adalah Hai untuk mengetahui apa yang harus ditanyakan jadi jangan bingung bahwa pedomannya buat pedomannya ya kemudian guna yang kedua adalah supaya kita tahu urutan secara sistematis mana yang duluan ditanya mana yang mengikutinya tetapi pada pelaksanaannya meskipun kamu sudah bikin nih pedomannya ketekan ada 10 pertanyaan kepada satu orang petani misalnya lebih dalam proses wawancara di lapangan itu belum tentu kita dapatkan urutan 1234 Nah bisa jadi setelah nomor satu kita dapat informasi loncat ke-56 balik lagi ketiga balik lagi ke 678 balik ke 29 10 yang penting 1-10 selesai bisa pada saat wawancara 10 pertanyaan itu tidak tergali Semua bisa saja jika ada sesuatu baik pada diri pewawancara maupun kepada partisipan mungkin dipending baru 7 masalah yang kita dapatkan eh ada sesuatu gangguan Ya udah dipending berarti tiga Pertanyaan selanjutnya ya untuk mendapatkan informasi tiga poin selanjutnya ia berlatih balik lagi di kesempatan yang lain ya jadi Oleh karena itu Usahakan janji dulu dengan baik kemudian situasi psikologis baik wawancara maupun neangan diwawancara sama-sama dalam kondisi yang baik ya Nah baik kita kita lihat sekarang berikut contoh ya pencon toh panduan wawancara kualitatif saya ambil dari judul skripsi pendidikan inklusi di sekolah dasar program studi Pendidikan Agama Islam ya jadi nanti ini kan contoh aja teman-teman Bisa berlatih dengan apa namanya judul penelitian mau masing-masing ya yang pertama saya mengambil contoh tiga saja dulu Karena yang yang diambil misalnya satu untuk kepala sekolah yang kedua untuk koordinator pendidikan inklusi yang ketiga untuk guru jadi partisipannya saya ambil contoh tiga ya sekarang pedoman untuk wawancara kepada kepala sekolah itu pun saya ambil tiga ajalah pertanyaannya ya sesuaikan dengan kondisi ini jangan terlalu banyak baik untuk kalau lihat pertama misalnya saya tanya kepada kepala sekolah ya kalau Kepala Sekolahnya Ibu bisanya Ibu Sejak kapan sekolah dasar ini terapkan pendidikan inklusi Nah kalau Sejak kapan berhentikan jawabannya ini tidak terlalu panjang ya cenderung kepada angka ya mungkin Wul tanggal bulan dan tahun gitu ya atau ada kejadian gara-gara ada masalah ini misalnya sejak itulah saya memberikan eh apa namanya kesempatan kepada guru-guru untuk melaksanakan pendidikan inklusi misalnya gitu ya Kemudian yang kedua Apa tujuan diselenggarakannya pendidikan inklusi nah ini panjang nih ya nanti kepala sekolah akan menjelaskannya kemudian Adakah hambatan di dalam menerapkan pendidikan inklusi di sekolah dasar ya terutama sekolah dasar negeri yang Ibu Pimpin itu pertanyaan ketiga pertanyaan yang gempar bagaimana konsep pendidikan agama Islam dalam proses pembelajaran inklusif untuk anak berkebutuhan khusus nah pertanyaan keempat akan sangat terbuka ya bagaimana kalian pertama kan sejak kapan itu agak tertutup lah ya kemudian apa tujuan-tujuan udah jelas pasti ada yang satu kedua ketiga keempat tapi pertanyaan yang keempat ini adalah bagaimana bagaimana konsep pendidikan agama Islam pada pendidikan inklusi untuk anak-anak berkebutuhan khusus ini panjang ya jawabannya itu contoh pertanyaan yang kita ajukan kepada kepala sekolah sekarang contoh yang kedua andai saya mengajukan pertanyaan kepada koordinator pendidikan inklusi yang pertama Hai bagaimana cara rekruitmen peserta didik Nah ini kan gampang nih ada pasti aturannya nanti dijelaskan tuh oleh koordinator Bagaimana menerima siswa yang berkebutuhan khusus masuk dalam pendidikan inklusi berbaur dengan sekolah anak-anak lain yang tidak berkebutuhan khusus misalnya Kemudian yang kedua Bagaimana cara menempatkan kelas bagi mereka Nah ini apa namanya sistemnya sistem klasik seperti apa Apakah mereka yang inklusi dalam arti pelengkungan sekolahnya saja tapi belajarnya di kelas ataukah inklusi itu dia belajar masuk kekelas masing-masing berbaur dengan teman-temannya yang lain yang program reguler gitu ya nah jadi yaitu pertanyaan yang kedua bagaimana cara menempatkan kelas bagi mereka terbuka ya kemudian yang ketiga nah pertanyaan yang ketiga ini pertanyaannya Sangat terbuka Hai Bagaimana proses pembelajarannya khusus atau inklusif menjadi koordinator pendidikan inklusi ini dimintai pendapatnya sebagai pejabat bagaimana dia menerapkan inklusi ini apakah di kelas-kelas yang dipisahkan dengan program reguler hanya sekolahnya aja yang inklusi tapi kalau misalnya anak-anak yang berkebutuhan khusus itu masuk ke kelas-kelas belajar bersama dengan mereka yang program reguler berarti yang inklusi adalah sekolah dan pembelajarannya kita nah Kita gali mana yang sebetulnya dilaksanakan oleh sekolah dasar negeri yang saya contohkan tadi ya Jadi bagaimana cara menghafal namanya menarik siswa bagaimana cara membuka pendaftaran siswa yang dengan istilah recruitment itu kemudian Bagaimana cara menempatkan kelasnya dan yang ketiga Bagaimana proses pembelajaran itu diajukan kepada koordinator pendidikan inklusi sekarang yang contoh terakhir yaitu saya tujukan misalnya kepada guru PAI Saya seorang yang akan meneliti Ya saya akan sebagai interviewer kepada guru PAI guru painnya sebagai interview 1 apa saja ruang lingkup materi PAI apa saja ruang lingkup materi pendidikan agama Islam bagi anak kebutuhan khusus ya Kemudian yang kedua model pembelajaran Apa yang biasa bapak gunakan dalam pelaksanaan pembelajaran Hai Pendidikan Agama Islam bagi anak berkebutuhan khusus ini panjang nih jawabannya ya kita Minta pendapat model-model pembelajaran kepada guru Pendidikan Agama Islam kemudian yang ketiga Bagaimana cara Bapak melaksanakan evaluasi pembelajaran nya kalau misalnya gurunya Tuh bapak it ya bagaimana cara Bapak menyelenggarakan evaluasi pembelajaran dalam sistem inklusi ini maaf berarti kamu menjelaskan secara luas ya sistem evaluasinya Seperti apa baik teman-teman sekalian Itulah contoh bagaimana kita membuat pedoman wawancara kualitatif kesimpulannya ada dua pedoman yaitu buat pedoman secara garis besar seperti saya contohkan atau membuat pedoman dengan lebih detil ya dan Man yang akan kamu buat dan akan kamu gunakan sesuaikan dengan kemampuan dirimu sendiri apakah termasuk pandai berkomunikasi atau tidak dia tadi contohnya sudah jadi Jelaskan kalau kamu seneng ngobrol senang berkomunikasi pandai berimajinasi kreativitas setinggi Pilihlah yang garis besar kalau kamu orangnya Penakut kurang kreatif mudah stress ya apalagi ada situasi perubahan sedikit langsung stress Pilihlah pedoman wawancara yang mendetail demikian mudah-mudahan bermanfaat jangan lupa share ke teman-teman yang sedang menulis merencanakan penelitian kualitatif nya semoga ini akan memperlancar kamu melaksanakan penelitian dan cepat lulus ya Terima kasih mohon maaf bila ada kesalahan salamualaikum warahmatullahi cuma barakatuh
Komentar
Posting Komentar